Jangan Anggap Remeh Ganti Oli


Halo halo semua… Berhubung hari ini letsgogaspoll dapet jam kuliah agak siangan, bolehlah sempatin nulis artikel. Kali ini letsgogaspoll coba angkat satu hal yang sering dianggap sepele oleh pengendara sepeda motor, sekali lagi dianggap sepele, yang bila mana hal ini sampai kelewatan resiko yang menanti terbilang ngeri sobb! Yaitu GANTI OLI

Banyak pengendara sepeda motor yang malas ganti oli. Ada yang beralasan ribet lah, harga oli mahal lah, bahkan ada satu kolega letsgogaspoll yang pernah berkata dengan bangganya “Ngapain ganti oli? Yang penting motor kan ada bensinnya. Kalo bensin habis ya tinggal isi.” Biyuuhhh…. Ediaann tenann!! Padahal, oli adalah salah satu zat yang nggak boleh absen pada mesin.

Sedikit penjelasan. Oli berguna untuk melumasi komponen – komponen yang saling bergesekan di dalam mesin. Oli memperkecil gaya gesek, sehingga meminimalisir keausan komponen dalam mesin itu sendiri sob. Jadi kebayang kalau nggak ada oli dalam mesin. Bisa dipastikan komponen yang bergesekan tersebut mengalami keausan akibat gesekan bertubi dan tidak ada yang melumasi. Apalagi ditambah riding style rider jaman now yang acakadul. Main betot gas dalam – dalam.

Dibalik wujudnya yang kental, oli memiliki tanggung jawab yang terbilang amat besar sob. Bayangkan saja suatu zat berperan melumasi komponen pada mesin, yang notabene mengalami gesekan ratusan bahkan ribuan kali dalam semenit, selama mesin itu bekerja. Belum lagi oli dihajar habis oleh suhu mesin yang melampaui suhu titik didih air. Sudah nggak diragukan lagi sob kalau zat cair satu ini nggak bisa dianggap enteng dalam hal maintenance.

Nah, sekarang, letsgogaspoll coba bagikan sedikit kiat mudah seputar megganti oli tunggangan njenengan. Cekidott…
1.     Ketahui Masa Pakai Oli
Poin ini adalah “penyakit” bagi kebanyakan pengguna sepeda motor karena mereka nggak tahu seberapa masa pakai oli. Masa pakai oli berpatok pada jarak tempuh. Umumnya oli memiliki jarak tempuh maksimal 2500 hingga 3000 kilometer. Kalau njenengan nekat bin ngotot tetap menggeber kendaraan melebihi jarak tempuh maksimal oli, bisa dipastikan cepat atau lambat mesin tunggangan njenengan akan ambrol.

2.     Kenali Tanda Oli Harus Diganti
Sebenarnya poin ini memerlukan tingkat kepekaan yang baik. Njenengan harus bisa merasakan tanda-tanda oli tunggangan minta segera diganti. Hal yang paling kentara adalah hawa panas mesin yang tak biasa. Bila njenengan pengendara motor manual/non-matic, hal ini sangatlah mudah dirasakan, karena hawa panas mesin yang tak biasa langsung terasa hingga ke kaki. Selanjutnya adalah timbulnya bau sangit/gosong dari arah mesin. Dan yang terakhir adalah motor seolah tidak mau diajak berlari. Respon mesin motor terasa berat dan ngos-ngosan.

3.     Jangan Sering Gonta-ganti Merk Oli
Ibarat cari jodoh yang pas dan cocok, begitu pula menentukan oli yang cocok buat motor kita. Sebenarnya sah-sah saja kalau kita gonta-ganti merk oli. Cuman yang tidak boleh adalah keseringan. Perlu diingat bahwa setiap produsen oli motor memiliki formula dan teknologi sendiri, contohnya Shell Advance dengan “Active Cleansing Technology”, Castrol Power1 dengan “Power Release Technology”, dan Pertamina PrimaXP dengan “Smart Shield Technology”. Mereka memiliki kontrol kualitas tersendiri, yang bilamana mesin motor njenengan dicekoki merk yang berbeda setiap kali ganti oli, maka mesin akan “kaget” dan berakibat pada berubahnya performa. Lebih baik tentukan satu merk oli yang njenengan menaruh percaya padanya.

Nah, sekarang sobat letsgogaspoll sudah tahu kan betapa pentingnya ganti oli tepat waktu. Karena kalau sampai kelewatan sedetik saja, dijamin efeknya bisa bikin ngelus-ngelus dada!! 

Comments

Popular Posts